2 0 1 5 :  Hope in Christ, Work Out Your Salvation  (Philippians 2:12)

Kamis, 26 Maret 2015

Alam Nyata

Link: Ulangan 19



"Abis.. papa ngomongnya kasar sama aku.." Tidak mungkin seorang ayah yang mengasihi anaknya akan berniat jahat kepada anaknya. Begitu pula dalam sebuah tubuh, tidak mungkin anggota yang satu dengan sengaja menyakiti anggota tubuh lainnya. Seperti otak yang memerintahkan untuk menjahit bagian tubuh lainnya yang robek terluka.

Saat itu Musa memberikan perumpamaan kepada bangsa Israel, "..misalnya apabila seseorang pergi ke hutan dengan temannya untuk membelah kayu, ketika tangannya mengayunkan kapak untuk menebang pohon kayu, mata kapak terlucut dari gagangnya, lalu mengenai temannya sehingga mati, maka ia boleh melarikan diri ke salah satu kota itu dan tinggal hidup." (Ay 5). Jikalau kita bisa mengasihi, itu karena Allah telah mengasihi kita terlebih dahulu. Sedikitnya ada tiga alasan mengapa kita harus mengasihi.

Hal yang paling mudah terlihat saat kita mengatakan “kasih” adalah tindakan nyata (aksi). Firman Tuhan berkata, "Apabila engkau MELAKUKAN dengan setia perintah ini, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu.." (Ay 9). "Karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya" (1Yoh 4:20). Mengasihi Tuhan berarti mengasihi sesama, dengan mengasihi sesama berarti mengasihi Tuhan. Hal kedua mengapa kita harus mengasihi adalah supaya jangan iblis diuntungkan. Segala hal yang buruk yang tidak benar yang kita lakukan kepada sesame kita, iblislah yang akan menuai keuntungan. Musa berkata, "..supaya jangan tercurah darah orang yang tidak bersalah di negeri yang diberikan TUHAN, kepadamu menjadi milikmu dan hutang darah melekat kepadamu" (Ay 10). "Sebab barangsiapa yang kamu ampuni kesalahannya, aku mengampuninya juga. Sebab jika aku mengampuni, seandainya ada yang harus kuampuni; maka hal itu kubuat oleh karena kamu di hadapan Kristus, supaya Iblis jgn beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksud iblis" (2Kor 2:10-11). Dan hal yang ketiga adalah agar orang lain tahu, bukan untuk kemegahan kita, tetapi agar firman Tuhan ini digenapi, "Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-muridKu, yaitu jikalau kamu saling mengasihi" (Yoh 13:35), dan agar orang tahu bahwa Kristus adalah kasih.

Kasih itu membawa kehidupan, dan Allah telah memulainya terlebih dahulu dengan kematian AnakNya yang tunggal, yaitu Kristus.. oleh karena itu, marilah kita juga membawa kehidupan (kasih) yang Tuhan sudah berikan kepada kita, agar orang dapat mengenal Kristus (kasih) dan mereka diselamatkan.

Sebuah doa untuk hari ini,
Bapa surgawi, terima kasih untuk kebearan firmanMu. Ajar aku untuk hidup seperti Engkau hidup, ajar aku hidup seperti Engkau telah mengasihi aku. Biarlah oleh kekuatan RohMu, segenap kebenaran dan kasihMu itu boleh nyata di dalamku sehingga orang dapat mengenal Engkau melalui aku. Terima kasih Tuhan, dalam nama Yesus, amin.


Selasa, 17 Maret 2015

Saat harus menjadi..

Link: Ulangan 18



Pernahkah kita mendengar seseorang berkata "Ah aku tidak mau ke gereja, aku kecewa sama Tuhan…" Mungkin kita pernah mendengar kalimat seperti itu, seseorang kecewa terhadap Tuhan atau gerejaNya dikarenakan sesuatu terjadi dalam hidup mereka. Hal itu juga dikatakan Musa kepada bangsa Israel, terutama kepada suku Lewi yang tidak mendapat bagian milik pusaka.

"Imam-iman orang Lewi, seluruh suku Lewi, janganlah mendapat bagian milik pusaka bersama-sama orang Israel; tetapi mereka akan memakan bagian dari KORBAN BAKARAN yang dipersembahkan kepada Tuhan . Janganlah ia mempunyai milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudaranya; Tuhanlah milik pusakanya, seperti yg dijanjikanNya kepadanya." (Ay 1,2). Bagaimana sikap kita saat sesuatu yang secara daging tidak mengenakan terjadi di dalam kehidupan kita?

Tidak semua hal yang terjadi di dalam kehidupan kita terjadi sesuai dengan keinginan kita, bahkan terkadang sangat berlawanan, mungkin sama halnya yang terjadi pada Ayub. Ada lima hal yang dpat kita pelajari. Di ayat 12,13 dikatakan "..janganlah melakukan hal kekejianbagi Tuhan. Haruslah engkau hidup dengan tidak bercela di hadapan TUHAN, Allahmu.” Hal pertama yang Tuhan ajarkan adalah janganlah kita menjadi bercela, apapun yang terjadi dengan diri kita maupun kondisi lingkungan kita. Hal yang kedua adalah jangan menolak Tuhan. Firman Tuhan mengatakan, "Jagalah supaya kamu jangan menolak Dia, ..Ia akan menggoncangkan segala sesuatu, ..supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan (Ibrani 12:25-27), artinya Tuhan ingin memurnikan kita sebagai mempelai-mempelaiNya. Saat hal yang tidak diinginkan terjadi, hal tersebut kadang membuat kita hilang semangat, tetapi inilah yang Tuhan ingatkan, tetaplah melakukan tugas. Dikatakan dalam firman Tuhan, “Sebab dialah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, DARI SEGALA SUKUMU, supaya ia SENANTIASA MELAYANI TUHAN dan menyelenggarakan kebaktian demi namaNya.." (Ay 5). Hal yang keempat adalah jangan terpengaruh atau menyalahkan keadaan. "Apabila engkau sudah masuk ke negeri yg diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, maka janganlah engkau belajar berlaku sesuai dengan kekejian yang dilakukan bangsa-bangsa itu" (Ay 9). Dan yang terakhir adalah keteladanan yang diberikan oleh Kristus sendiri, KESETIAAN yang teruji oleh waktu. Paulus berkata, ”Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman." (2Tim 4:7)

Allah menjadikan indah pada waktuNya tetapi manusia tdk dpt menyelami apa yg dilakukan Allah, hingga Yusuf dapat berkata, "..tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yg terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar." (Kej 50:20).

Sebuah doa untuk hari ini,
Bapa surgawi, aku bersyukur untuk kasihMu, pengorbananMu dan kesetiaanMu, sehingga aku memperoleh hidup. Jika aku hidup saat ini, aku tahu, bahwa aku hidup untuk Engkau. Biarlah aku hidup menghasilkan buah yang memberkati orang-orang disekitarku serta memuliakan namaMu. Dalam nama Yesus, amin.


Artikel | LAINNYA
Circle of Love (movie)Pita KuningTuluskah Anda?


Untuk Ponsel



 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
(1Tesalonika 5:18)