2 0 1 4 : Developing The Spiritual Capital (Psalm 90:17)

Senin, 14 April 2014

Selalu Bersyukur untuk Kemenangan

Link: 2Korintus 2:14



"Tetapi syukur bagi Allah, yang selalu memimpin kita di jalan kemenangan dalam Kristus..." (2Korintus 2:14, NKJ)

Bukankah indah saat mengetahui bahwa Allah berjanji untuk selalu membawa kita pada kemenangan? Itu berarti tidak peduli apa yang Anda hadapi hari ini, tidak peduli apa yang terjadi di dunia disekitar Anda, tidak peduli apa kata orang, Anda harus selalu berterima kasih kepada Tuhan karena kemenangan selalu ada! Anda tidak harus menunggu semuanya menjadi sempurna, baru kemuadian Anda bersyukur atas apa yang Tuhan akan lakukan dalam hidup Anda. Saat Anda memuji Dia, artinya Anda meletakkan tindakan di belakang iman Anda. Di tengah kesulitan atau saat yang berat, mulai membuat daftar apa yang Anda akan lakukan untuk merayakan kemenangan Anda. Itu berarti jika Anda berada di rumah sakit, mulailah merencanakan apa yang akan Anda lakukan ketika Anda sembuh. Jika Anda kehilangan uang ketika pasar saham turun, mulai merencanakan saat Anda bebas dari hutang. Ketika hal-hal tidak baik terlihat di dalam alam nyata, ingatlah, bahwa kita melayani Allah yang supranatural. Dengan Tuhan memimpin Anda dalam kemenangan, Anda selalu dapat merencanakan hal untuk lebih naik lagi. Anda dapat merencanakan untuk restorasi. Anda dapat merencanakan untuk bangkit kembali, dan Anda dapat merencanakan untuk kemenangan karena Dia memimpin dan membimbing Anda di dalam nama Yesus!

Sebuah doa untuk hari ini,
Bapa Surgawi, aku bersyukur dan memuji Engkau hari ini untuk janji kemenangan. Beri aku visiMu untuk masa depanku sehingga aku bisa bergerak dengan penuh percaya diri ke dalam kehidupan berlimpah yang Engkau miliki untuk aku, dalam nama Yesus. Amin.

Weekly's Word by Joel & Victoria Osteen


Senin, 07 April 2014

Iman yang Bersyukur

Link: 1Tawarikh 16:34



"O bersyukur kepada Tuhan, karena Ia baik, karena rahmatNya, kasih dan kebaikanNya selama-lamanya!" (1Tawarikh 16:34, KJV)

Tidak peduli apa yang sedang terjadi di dalam hidup, Anda dapat menemukan alasan untuk bersyukur kepada Tuhan. Apa yang Anda pikirkan adalah apa yang akan Anda tarik ke dalam hidup nyata Anda. Anda dapat berfokus pada masalah Anda, atau Anda dapat berfokus pada berkat Anda. Pertanyaannya adalah: apakah Anda ingin lebih banyak masalah, atau apakah Anda ingin lebih banyak berkat?

Satu hal yang saya perhatikan adalah bahwa ketika Anda hidup dengan sikap bersyukur yang konstan, tidak hanya Anda bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Dia lakukan dalam hidup Anda, tetapi Anda mulai bersyukur kepadaNya atas apa yang akan dilakukanNya dalam hidup Anda. Dengan Anda bersyukur kepada Tuhan itu akan membuka pintu bagi Anda. Dengan Anda bersyukur itu akan membuat Anda naik. Dengan Anda beersyukur akan membawa orang yang tepat dalam hidup Anda. Ketika Anda mengatakan "terima kasih" kepada Tuhan untuk hal-hal yang akan datang, itu adalah benar-benar sebuah deklarasi iman Anda kepadaNya. Pada dasarnya Anda sedang berkata, "Tuhan, aku sangat yakin akan kebaikanMu, aku begitu yakin bahwa Engkau bekerja dalam hidupku saat aku akan berterima kasih kepadaMu saat ini untuk apa yang akan Engkau lakukan esok!"

Saudara, itulah jenis iman yang menyenangkan Allah. Ketika kita percaya akan kebaikanNya dan percaya bahwa Dia memberikan upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia, itu akan sangat menyeangkan hati Tuhan. Jadi hari ini, memiliki sikap bersyukur. Biarkan iman Anda menyatakan syukur dan pujilah Dia sepanjang hari dengan rendah hati dan lihatlah apa yang akan dilakukan Tuhan atas nama Anda!

Sebuah doa untuk hari ini,
Bapa surgawi, terima kasih untuk hari-hari kedepan aku dapat memujiMu. Terima kasih atas semua yang telah Engkau lakukan dalam hidupku. Bantu aku melihat tangan berkatMu seperti yang terus-menerus akui dan memuji namaMu, dalam nama Yesus. Amin.

Weekly's Word by Joel & Victoria Osteen


Artikel | LAINNYA
Circle of Love (movie)Pita KuningTuluskah Anda?


Untuk Ponsel



 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
(1Tesalonika 5:18)