2 0 1 4 : Developing The Spiritual Capital (Psalm 90:17)

Selasa, 21 Oktober 2014

Sesuai kehendakNya

Link: Ulangan 5:19



Saat seseorang mencuri, dia sedang mengambil sesuatu yg bukan menjadi haknya. Mencuri bakan hanya terbatas pada materi, tetapi bisa juga berupa waktu dan segala hal yang mungkin tidak terlihat. Seseorang yang mencuri berarti dia takut dan tidak percaya akan kemampuan Tuhan, serta tidak menghormati Tuhan di dalam kehidupannya.

"Jangan mencuri." (Ulangan 5:19)

Bagaimana seseorang dapat bertanggung jawab atas apa yang Tuhan sudah percayakan di dalam hidupnya sehingga hidupnya dapat meluliakan Tuhan? Hal yang pertama adalah berhikmat, artinya mengelola dengan benar dan bijak apa yang Tuhan sudah percayakan. Firman Tuhan berkata, “Janganlah kamu menjadi hamba uang dan CUKUPKANLAH dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali TIDAK akan MEMBIARKAN engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku TIDAK akan TAKUT. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?" (Ibrani 13:5-6). Yang kedua adalah melakukan tindakan iman. Saat kita menabur, bukan berarti kita berharap menuai, saat kita memberi persepuluhan (Maleaki 3:10), bukan berarti kita berharap akan menerima kembali berlipat ganda. Tetapi saat kita menabur, justru karena percaya bahwa Tuhan TELAH memberkati kita, dan kita percaya bahwa ketika menabur, kita TIDAK akan kekurangan. Paulus berkata, "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus.." (Flp 4:19), artinya Allah akan memenuhi segala keperluan kita supaya hidup kita memuliakan Tuhan sesuai dengan kehendakNya.

Sebuah doa untuk hari ini,
Bapa surgawi, aku bersyukur buat apapun yang Engkau telah percayakan dalam hidupku. Aku mau menjadi bendaharaMu yang baik, sehingga semua yang ada padaku dan hidupku bisa memuliakan Engkau. Terima kasih Tuhan. Dalam nama Yesus, amin.


Selasa, 14 Oktober 2014

Alam Semesta Maya

Link: Ulangan 5:18



"Jangan berzinah." (Ulangan 5:18)

Alam semesta maya terbesar adalah pikiran kita. Di dalam pikiran kita dapat berimajinasi apapun. Dan pikiran kita jugalah yang mengendalikan tubuh kita.

Kita tentu sudah tahu apa yang disebut berzinah yang dimaksudkan oleh Musa. Di dalam perjanjian baru, Yesus pernah membahas hukum taurat ini, dan Dia berkata, "Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya." (Matius 5:27:28). Artinya perzinahan tidak hanya terbatas pada perbuatan tetapi lebih luas dan dapat terjadi di dalam hati dan pikiran kita. Bagaimana kita dpt menjaga hati dan pikiran kita agar tetap bersih dari hal tersebut?

Hal pertama yang harus ada di dalam diri kita adalah milikilah damai sejahtera Allah. Damai sejahtera Allah adalah sebuah kondisi yang aman, dipelihara dan berkelimpahan akan sukacita Allah, yang hanya dapat diperoleh lewat persekutuan kita dengan Tuhan. Maka seperti yang tertulis dalam Filipi 4:7-8, "Damai sejahtera (eirēnē) Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dlm Kristus Yesus. Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, yang adil, yang suci, yang manis, yang sedap didengar, yang disebut kebajikan & patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu." Yang kedua adalah cinta akan firman Tuhan. Daud memang penah jatuh di dalam dosa, tetapi bukan berarti apa yang dia ajarkan adalah salah. Dalam mazmurnya kepada Tuhan dia menulis, "Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firmanMu. Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintahMu. Dalam hatiku aku menyimpan janjiMu, supaya aku ja-ngan berdosa terhadap Engkau." (Mazmur 119:8-11). Oleh karena itu, milikilah damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal di dalam hidup kita dan cintailah firmanNya serta peganglah janjiNya, maka semua yang baik yang Allah sudah sediakan akan terjadi di dalam alam nyata kehidupan kita.

Sebuah doa untuk hari ini,
Bapa yang aku kenal di dalam nama Yesus, aku bersyukur Engkau telah menebus hidupku dan aku menjadi milikMu. Aku berdoa, biarlah aku dapat memiliki pikiran Kristus dengan cinta akan firmanMu sehingga damai sejahteraMu melimpah dan hidupku dapat memuliakanMu. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Yesus, Amin.


Artikel | LAINNYA
Circle of Love (movie)Pita KuningTuluskah Anda?


Untuk Ponsel



 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
(1Tesalonika 5:18)